Untuk Warga Darmaga, Habib Fahmy Sampaikan Sampaikan Amanah MPR – RI

Bogor – Anggota MPR RI sekaligus Anggota Komisi X DPR RI Fahmy Alaydroes, kembali menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI untuk warga, pemuda, dan kaum ibu yang berasal dari beberapa desa dari Kecamatan Dramaga pada 24 Juni 2023 yang lalu yang bertempat di aula kantor DPD PKS Kabupaten Bogor.

Habib Fahmy mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kegiatan rutin yang diamanahkan oleh Undang-undang, yakni Pasal 5 dan 11 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana diubah terakhir kali dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Namun, memang amanah yang diemban MPR melalui Undang-undang itu belum sempurna. Masih ada yang harus diperbaiki dan disempurnakan di tahun 2023. “Pada intinya, sosialisasi sangat dibutuhkan rakyat Indonesia. Di tahun 2023 harus lebih disempurnakan dari sisi materi, metode dan target sasaran,” kata Habib Fahmy.

Anggota MPR yang berasal dari Dapil Jawa Barat V itu menekankan, untuk tahun ini apalagi mendekati pesta demokrasi Pemilu 2024, Sosialisasi Empat Pilar sebagai vaksin ideologi –terutama dari ajaran Komunisme, Leninisme dan Marxisme– dan moral, sangat dibutuhkan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta meminimalisasi bahkan menghilangkan potensi konflik antarkontestan dan pendukung.
“Jika rasa persaudaraan demikian kuat terjaga dengan baik dan konsisten, maka perbedaan pilihan dalam Pemilu 2024 bukanlah menjadi alasan untuk saling berselisih,” tandasnya.

Dilanjutkan Habib, target sasaran pada pelaksanaan Sosialisasi tahun 2023 juga harus mendapat perhatian. Yang perlu ditingkatkan adalah dari kalangan generasi muda zenial dan milenial seperti para siswa SMP, SMA hingga perguruan tinggi. “Yah, termasuk bapak dan ibulah yang juga harus mendalami, menguasai dan menjiwai materi-materi 4 Pilar MPR tersebut untuk penguatan idelogi dan bekal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita mutlak harus menguasai Pancasila, sejarahnya, tafsirnya dan realisasinya,” tandas Habib dengan penuh semangat.

“Saya sangat menekankan kepada para hadirin sekalian agar jangan mengabaikan materi-materi 4 Pilar MPR ini. Kalau perlu kita siapkan anak-anak kita untuk mengambil kuliah pada jurusan ini, misalnya Pendidikan Kewarganegaraan atau jurusan yang mirip dengan materi-materi 4 Pilar ini,” imbuh Habib Fahmy.

“Kenapa ini saya tekankan, sebab generasi muda adalah generasi penerus kepemimpinan bangsa. Selain dibekali dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, mereka juga harus dibekali dengan akhlak mulia, sebagaimana amanat UU Sisdiknas dan pemahaman akan nilai-nilai luhur bangsanya. Perpaduan antara tingginya intelektualitas, akhlak mulia, iman dan takwa serta tebalnya karakter bangsa, akan tampil generasi masa depan yang kuat dan berkarakter dalam menghadapi tantangan global,” papar Habib. (Fitri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *