Poscyber – Sektor pendidikan masih jadi prioritas Pembiayaan APBD Kabupaten Bogor tahun 2024. Hal ini setelah DPRD Kabupaten Bogor menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kabupaten Bogor 2024 sebesar Rp 10 triliun Minggu lalu.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, setelah sektor pendidikan, prioritas kedua pembiayaan APBD tahun depan adalah sektor kesehatan dan berikutnya adalah infrastruktur.
“Kita melihatnya dari sisi paling banyak ada dari pendidikan. Kedua, dari sisi kesehatan. Ketiga, baru infrastruktur,” jelas Rudy kepada wartawan Jumat (1/12)
Sebagai perbandingan, untuk infrastruktur pendidikan tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan Rp 300,7 miliar dari total Rp 1,2 triliun dana infrastruktur yang di bagi ke empat SKPD. Dana Rp 300,7 miliar ini dibagi untuk keperluan infrastruktur seluruh SD sampai SMA di Kabupaten Bogor.
Sedangkan untuk keperluan infrastruktur jalan, jembatan ,irigasi dan pemeliharaan konstruksi yang di kelola Dinas PUPR, di anggarkan Rp 588,9 miliar.
Pada tahun 2023 Pemkab Bogor juga membagi Rp 166 miliar dari dana infrastruktur Rp 1,2 Triliun untuk pembangunan Huntap yang di kelola DPKPP. Dinas ini juga menerima Rp 18 miliar untuk pembangunan Rumah tidak layak huni ( Rutilahu). Sedangkan untuk infrastruktur kesehatan Pemkab Bogor menganggarkan Rp 13,7 miliar.
Tahun 2023 APBD kabupaten Bogor menyentuh angka Rp 9,14 triliun.
Menurut Rudy, pengesahan APBD Kabupaten Bogor tahun 2024 sebesar Rp 10 Triliun, salah satunya di dasarkan pada optimisme Dewan akan tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab Dewan masih melihat tingginya potensi PAD yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kita melihat potensi pajak daerah masih cukup tinggi, dan kami optimis dari Bappenda dapat mencapai target pendapatan yang kita tetapkan bersama-sama di tahun 2024,” kata Rudy
Dia memastikan, tahun depan tidak ada proyek baru dengan anggaran besar. Namun Dewan masih bersepakat dengan Pemkab Bogor untuk melanjutkan Program satu miliar satu desa ( Samisade).
“Alhamdulillah berkat Persetujuan DPRD masalah Samisade 2024 masih ada dengan nilai yang sama. Kurang lebih di angka Rp 10 triliun (target belanja),” kata Bupati Bogor Iwan Setiawan mengamini Rudy (**/SK)



















