PosCyber (Bogor) – Sejumlah hasil survei di yakini pendukung Prabowo – Gibran di Bogor menjadi indikator kemenangan pasangan tersebut dalam Pilpres. Bahkan menang satu putaran.
Sejumlah hasil survei ini, menunjukan keperkasan elektabilitas Prabowo-Gibran dengan hasil rata rata di atas 40 persen.
“Fakta ini di perkuat dengan kualitas debat Cawapres dimana pasangan Pak Prabowo yakni Gibran mampu menjawab keraguan sebagian masyarakat dengan menunjukan kualitas debat yang sangat bagus,” ujar salah satu pendukung Prabowo-Gibran di Bogor, Dito Jumat (29/12).
Dito yang juga masuk dalam barisan relawan Pasukan Rudy Susmamto (Parusus) mengatakan, tingkat elektabilitas Prabowo- Gibran yang mengalami kenaikan berpengaruh pada tinggkat elektabilitas kader Gerindra di daerah termasuk ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto yang kembali maju dalam pemilu legislatif bulan Februari mendatang.
“Karena itu seperti kita yakin Prabowo – Gibran menang satu putaran, kita juga yakin Rudy Susmanto menang dengan suara Signifikan,” ujarnya.
Dikutip CNBC, sejumlah lembaga me-realese hasil survei tingkat elektabilitas ketiga pasangan Capres- Cawapres pada Kamis (28/12), Berikut hasilnya :
Indikator Politik Indonesia :
▪︎Nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 21,0 persen.
▪︎Nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 46,7% persen,
▪︎ Nomor urut 3 Ganjar – Mahfud : 24,5 persen
Populi Center :
▪︎Nomor urut 1 Anies-Muhaimin: 21,7 persen
▪︎Nomor urut 2 Prabowo-Gibran: 46,7 persen,
▪︎Nomor urut 3 Ganjar-Mahfud: 21,7 persen
Poltracking Indonesia :
▪︎ Nomor 1 Anies-Cak Imin 23,1 persen
▪︎Nomor urut 2 Prabowo-Gibran 45,2 persen.
▪︎Nomor urut 3 Ganjar-Mahfud hanya 27,3 persen
Dito menyebut, elektabilitas capres-cawapres Nomor urut 2 Prabowo-Gibran, unggul di hampir semua wilayah Indonesia terkecuali Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang masih didominasi pasangan nomor urut 3 Ganjar-Mahfud. (SK)



















