PosCyber (Bogor) – Caleg nomor 2 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ay Sogir menyerahkan sepenuhnya kepada penilaian umat dan menyatakan tidak ada masalah apapun meski spanduk Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya banyak ditemukan rusak dan di robohkan dengan sengaja.
Menurutnya, spanduk hanya salah satu sarana sosialisasi sehingga tidak mutlak menjadi ukuran seseorang akan dipilih dalam pemilu tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
“Saya selalu berpikir positif, kalau soal sosialisasi sebenarnya ada hal lain yang sangat di sukai masyarakat yakni keihlasan silaturahmi, ada atau tidak ada pemilu, dan selama ini alhamdulilah saya selalu menjaga itu,” ujar Ay Sogir awal pekan lalu.
Dia mengatakan, penilaian umat muncul bukan mutlak karena spanduk yang memajang gambar seseorang yang akan nyalon sebagai anggota dewan. Kondisi ini jelas, apalagi masyarakat Bogor sudah cerdas saat mau memilih.
“Jadi lebih baik kita berbuat yang bener nyata buat masyarakat, jangan ditinggalkan kalau sudah terpilih mendengarkan keluhan mereka, ini jauh lebih besar nilainya dari pada spanduk,” jelasnya
Ay Sogir juga mengingatkan, masyarakat harus tetap bersatu meski beda pilihan. Sebab ada yang lebih penting dan sangat besar pengaruhnya kalau masyarakat tidak pecah. Kepentingan itu adalah keutuhan bangsa untuk sebuah tujuan kemakmuran bersama.
“Jadi mari lupakan soal spanduk dan bangun komitmen yang lebih besar untuk melakukan yang terbaik buat rakyat,” pungkasnya (SK)



















