PosCyber (Jakarta) – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Kharis Almasyahri mengatakan, tindakan teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah membuat keresahan di tengah masyarakat Papua. Sebab KKB tidak segan lakukan kekerasan terhadap siapapun termasuk aparat TNI -Polri.
Karena itu Abdul Kharis mendukung TNI dan Polri merespon KKB dengan tindakan tegas dan terukur untuk meredakan keresahan masyarakat.
Sebelumnya, baku tembak TNI-Polri telah menewaskan tiga anggota KKB. Baku tembak yang terjadi diwilayah Intan Jaya, Papua Tengah Senin 22 Januari 2024 itu terjadi untuk kedua kalinya dalam pekan ini setelah sebelumnya KKB menyerang TNI -Polri dan menembak mati salah satu anggota Polri Briptu Alfando.
“Langkah dan upaya penindakan yang tegas dan terukur harus dilakukan oleh TNI dan Polri guna menghentikan aksi-aksi kriminal dari Kelompok Kriminal Bersenjata ini, untuk memberikan lingkungan yang aman bagi masyarakat Papua,” ujar Kharis dalam rilisnya, Rabu (24/1)
Ia juga menyoroti kasus penembakan yang mengakibatkan gugurnya prajurit TNI dan Polri, masyarakat sekitarnya termasuk tewasnya KKB sendiri, ia menyatakan bahwa situasi ini harus segera dihentikan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut agar tidak menambah korban jiwa.
“Melihat banyaknya korban yang terus berjatuhan akibat aksi teror dan kontak tembak yang terjadi saat ini antara TNI-Polri dan anggota KKB, saya rasa sudah saatnya situasi ini harus segera diselesaikan agar tidak bertambah korban jiwa, selain dengan penindakan tegas, meminta dukungan dari berbagai komponen masyarakat juga bisa dilakukan sebagai salah satu upaya,” katanya.
Legislator Dapil Jawa Tengah V itu mengingatkan bahwa upaya penyelesaian KKB bukan hanya bentuk tanggung jawab pemeritah melalui aparat keamanan seperti TNI dan Polri.
“Akan tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk lebih merangkul masyarakat Papua sehingga penyelesaian berkeadilan dan tuntas dapat terwujud,” Kharis menambahkan. (Imo)



















