Polisi Buru Pelaku Begal Casis Bintara Polri

Pos Pendidikan27 Dilihat

Poscyber (Jakarta) – Polsek Kebon Jeruk menindak cepat kasus pembegalan yang terjadi di Jalan Arjuna Utara Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (11/5) dini hari.

Seorang Calon Siswa (Casis) Bintara Polri Satrio Mukti Raharjo (18) sekaligus atlet karate, menjadi korban begal saat menuju tes psikologi di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Kejadian ini menyentak perhatian masyarakat dan jajaran Kepolisian setempat,” ujar Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno kepada wartawan, Rabu (15/5).

Sutrisno langsung berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro jaya dalam memburu pelaku pembegalan. “Kami bertekad untuk segera menangkap mereka,” tegasnya.

Menurutnya, langkah-langkah penyelidikan pun telah dilakukan dengan cepat dan menyeluruh. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilaksanakan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan.

Selain itu, polisi telah mengumpulkan keterangan dari para saksi termasuk dari orang tua korban. Hingga saat ini, sebanyak lima orang saksi telah diperiksa.

“Kami minta doa dari semua pihak, semoga dalam waktu dekat kami bisa mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku,” jelas Sutrisno.

Selain itu, Sutrisno mengunjungi langsung korban di rumahnya di Jalan Alpukat 2, RT 002/002 Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

“Kami datang ke sini untuk memberikan tali asih kepada korban dan keluarga. Ini juga sebagai bentuk motivasi agar Satrio tetap semangat dan tidak patah arang dalam menghadapi ujian serta cobaan ini,” katanya.

Sutrisno mengungkapkan, sebelumnya pihak Polres Metro Jakarta Barat juga telah mengunjungi keluarga korban untuk memberikan bantuan serupa.

“Di tengah kunjungan tersebut, suasana penuh kehangatan dan empati terasa kental,” ia menuturkan.

Kedatangan Polsek Kebon Jeruk disambut hangat Satrio dan keluarga. Dukungan moral dari rekan-rekan Polisi diharapkan bisa memulihkan psikis korban.

“Terima kasih pak ini luar biasa sekali atas responnya yang sudah cepat menangani kasus anaknya,” ujar ibu korban Septi Nurlela.(imo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *