POSCYBER.COM, Harga emas dunia (XAU/USD) kembali menguat pada perdagangan Jumat, meski kenaikannya masih terbatas oleh penguatan Dolar AS (USD).
Sebelumnya, berdasarkan info fxstreet logam mulia sempat melonjak mendekati rekor tertinggi pada Kamis setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) dirilis di bawah ekspektasi pasar. Namun, reli tersebut tidak bertahan lama seiring meningkatnya minat risiko di pasar saham, yang mendorong harga emas kembali bergerak dalam kisaran perdagangan pekan ini.
Meski demikian, tekanan penurunan dinilai terbatas. Prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang cenderung dovish, ditambah ketidakpastian geopolitik global, masih menjadi faktor pendukung harga emas dan membuka peluang logam mulia ini menutup pekan dengan kenaikan moderat.
Fokus Pasar: Data AS, Fed, dan Geopolitik
Perhatian pelaku pasar tertuju pada rilis data ekonomi AS, termasuk Penjualan Rumah Lama serta survei Sentimen dan Ekspektasi Konsumen Universitas Michigan. Penjualan rumah lama tercatat naik 0,5% secara bulanan (MoM) pada November, melambat dibandingkan kenaikan 1,5% pada Oktober.
Survei Universitas Michigan menunjukkan pelemahan sentimen konsumen, dengan Indeks Ekspektasi Konsumen direvisi turun menjadi 54,6 dari 55,0, sementara Indeks Sentimen Konsumen final tercatat 52,9. Di sisi inflasi, ekspektasi inflasi satu tahun naik menjadi 4,2%, sedangkan ekspektasi lima tahun tetap di 3,2%.
Presiden Federal Reserve New York, John Williams, mengatakan data pasar tenaga kerja terbaru belum menunjukkan tanda pelemahan tajam. Ia menilai kenaikan tingkat pengangguran lebih mencerminkan distorsi sementara ketimbang pelemahan fundamental. Williams juga menegaskan kebijakan moneter saat ini masih sedikit restriktif dan belum ada urgensi untuk mengubah arah kebijakan.
Data inflasi AS menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) November naik 2,7% secara tahunan (YoY), lebih rendah dari ekspektasi pasar 3,1%. IHK inti juga melambat menjadi 2,6% YoY. Di sisi lain, data Nonfarm Payrolls (NFP) menunjukkan tingkat pengangguran naik ke 4,6%, tertinggi sejak 2021.
Presiden AS Donald Trump menyatakan kemungkinan penyitaan tambahan terhadap tanker minyak di dekat Venezuela, serta tidak menutup potensi konflik militer.
Analisis Teknikal: Emas Konsolidasi di Bawah US$4.350
Secara teknikal, harga emas masih bergerak dalam fase konsolidasi di bawah level US$4.350. Grafik empat jam menunjukkan harga bertahan sedikit di atas Simple Moving Average (SMA) 21 periode, yang sementara menahan tekanan penurunan.



















