DEPOK, PosCyber.com – Sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan civitas kampus STIE Dewantara yaitu Program Digifest Movement.
Program yang memperkenalkan tentang literasi keuangan pada pelaku rumah tangga ini dilaksanakan untuk ibu-ibu rumah tangga di Kampung Sawah kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.
Dimana, kegiatan Digifest Movement ini diprakasai 4 Mahasiswa STIE Dewantara yang mendapatkan pembiayaan dari Dikti dalam program PKM Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM).
Dosen Pembimbing program PKM dari Kampus STIE Dewantara, Muchammad Hamdani mengatakan, jika program ini bertujuan untuk penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berorientasi non-profit dalam upaya untuk membantu meningkatkan kualitas hidup, mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan.
Dimana juga, pelaksanaan program Digifest Movement ini dilakukan dari Juni hingga Oktober 2023.
”Kami berharap dengan Program Digifest Movement Buat Ibu Ibu Melek akan literasi keuangan,” kata Muchammad Hamdani kepada wartawan media ini, Jum’at (20/10/23).
Menurut dia, program ini menjadi media yang efektif dan efisien juga diperlukan untuk mendorong masyarakat dalam mengelola keuangannya.
Maka pada pengabdian masyarakat ini, tim dan mitra telah sepakat untuk melakukan edukasi Digifest Movement yang bersinergi dan berinovasi berbasis aplikasi kepada masyarakat.
“Hal ini juga diharapkan, dapat mendorong masyarakat untuk mengelola keuangan dengan baik sehingga terciptanya keluarga mapan di masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, ketua program Studi manajemen di STIE Dewantara, Zeze Zakaria Hamzah memberikan apresiasi kepada 4 mahasiswa dan dosen pembimbingnya yang telah melakukan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
“Terimakasih kepada Amelia, Difa Fitria Aryani, Dhea Aulia Putri, Farah Dwi Oktavia dan Muchammad Hamdani selaku dosen pembimbing yang telah melakukan pengabdian masyarakat dalam program Digifest Movement,” ungkap Zeze.
“Saya juga memberikan apresiasi atas ide dan inovasi para mahasiswa STIE Dewantara yang telah berkontribusi kepada masyarakat atas ilmu yang telah diajari di kelas” lanjutnya.
Senada diungkapkan Amelia selaku ketua program ini. “Kami memfokuskan kepada masyarakat Kampung Sawah khususnya Ibu-ibu, terkait pengelolaan keuangan keluarga berbasis digital untuk menciptakan keluarga mapan di era digital ini,” papar Amelia.
Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini dilatarbelakangi karena pencatatan keuangan secara pembukuan sudah tidak efektif dan disamping penggunaannya yang tidak efisien, pencatatan keuangan secara pembukuan juga sering berisiko salah.
Kesalahan tersebut diakibatkan, katanya, oleh kesalahan dalam pencatatan, kesalahan dalam perhitungan, dan juga kesalahan lainnya. Sehingga pencatatan keuangan secara digital sangat diperlukan di tengah masyarakat untuk memudahkan masyarakat dalam mengelola keuangan keluarga.
Terpisah, salah seorang warga, Rani menyampaikan, jika dirinya yang mewakili masyarakat kampung sawah mengucapkan terimakasih kepada STIE Dewantara yang telah memberikan edukasi liteasi keuangan berbasis digital kepada ibu-ibu di sini. Baginya, dengan adanya edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan juga tabungan dana darurat, serta cara menyelesaikan permasalahan keuangan yang terjadi di masyarakat Kampung Sawah, adapun edukasi Digifest movement sudah dapat menyelesaikan permasalahan ekonomi pada keluarga dapat berdampak panjang pada keharmonisan keluarga.
“Maka dari itu, kami sangat merasakan manfaat dengan diberikannya edukasi Digifest Movement berbasis aplikasi kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan mengenai pentingnya mengelola keuangan,” pungkas Rani yang merasakan manfaat program Digifest Movement tersebut.



















