Ada Pelaku lain yang ancam Capres lewat Medsos, Roy Suryo Duga Saling Terhubung

Pos Pendidikan15 Dilihat

PosCyber (Jakarta) – Pakar Telematika, Roy Suryo mengatakan, pelaku pengancaman kepada Capres Anis Baswedan tidak hanya AWK (23), yang sudah ditangkap Polisi di Jember – Jawa Timur.

Menurutnya, ada sejumlah akun tiktok yang juga dipakai untuk membuat konten sejenis, bahkan dengan pengikut lebih banyak. Karena itu, munculnya sejumlah ancaman lewat media sosial kepada Capres Anis itu ada indikasi antar pelaku pembuat konten saling terhubung.

Roy lalu menunjuk akun dengan username @rifanariansyah alias Rifan Ariansyah yang terdeteksi di Sangatta Kalimantan Timur. Di Akun ini muncul kalimat sejenis dengan akun yang dibuat Awk

“Karena selain yang di Jember ini sebenarnya terdeteksi Akun lain di daerah Sangatta Kaltim, yang memiliki username @rifanariansyah alias Rifan Ariansyah dgn kalimat serupa.” Kata Roy kepada wartawan Sabtu (13/1) malam

Mantan politisi Partai Demokrat itu menyebut akun @rifanariansyah memiliki 1503 pengikut dan sudah melakukan 27 postingan.

Karena itu mantan menteri pemuda dan olahraga itu meminta aparat tidak cepat-cepat menyimpulkan bahwa pelaku AWK tidak berafiliasi dengan Paslon tertentu.

“Sebagaimana buru-buru disampaikan pasca penangkapannya, karena harus melakukan Profiling dengan detail terlebih dahulu, apalagi dalam Profil AWK tersebut jelas-jelas menggunakan foto salah satu Capres di username nya,” ujarnya

Sebelumnya, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Sandi Nugroho memastikan AWK tidak terafiliasi dengan salah satu Paslon di Pilpres termasuk salah satu partai politik.

Sandi memastikan, AWK telah mengaku sebagai orang yang mencuit ancaman kepada Anis.

Setelah penangkapan AWK pada Sabtu (13/1) Polisi menyita alat alat yang di pakai AWK untuk meng-unggah konten ancaman sebagai bukti. AWK terancam pasal 29 UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara. Dalam aksinya, AWK menggunkan akun TikTok @calonistri71600 dan pada intinya menanyakan berapa tahun hukuman kalau dirinya menembakan calon Presiden.

Setelah posting cuitan ini, akun tersebut memiliki sekitar 301 pengikut dan di disukai oleh 367 akun TikTok.

Roy menyatakan apresiasinya kepada Polisi karena berhasil menangkapa AWK.
namun dia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja lebih profesional dalam menerima laporan dari masyarakat. lebih baik cermat daripada cepat tapi tidak tepat.

“kalau sekedar kasus-kasus yang hanya dilaporkan oleh para ‘Tukang Lapor’ seperti kasus Aiman Witjaksono dan kasus saya sendiri, sebagaimana release Koalisi Masyarakat Sipil tempo hari, memang sebaiknya aparat lebih cerdas menyikapinya karena hal tersebut jelas-jelas sangat politis dan tidak bermutu,”pungkasnya.(Imo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *