Amerika Serikat Buka Opsi Perang Langsung Dengan Rusia

Pos Pendidikan31 Dilihat

PosCyber ( Amerika Serikat) — Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden semakin terbuka untuk opsi bantuan persenjataan ke Ukraina kaitan perlawanan perang negara tersebut dengan Rusia.

Belakangan, Biden terus merengek agar konggres AS segera menyetujui bantuan untuk Ukraina. Pilahan lain, Biden membuka opsi AS akan melalakukan perang langsung dengan Rusia jika Ukraina kalah bertempur dengan tentara Vladamir Putin.

Dalam pernyataannya di St. Croix, Biden mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak hanya berusaha menghancurkan Ukraina, tetapi juga mengancam beberapa sekutu NATO, termasuk AS.

“Ketika para diktator dan autokrat dibiarkan bertindak kasar di Eropa, risikonya adalah Amerika Serikat akan terlibat langsung. Dan dampaknya memengaruhi seluruh dunia,” kata Biden dalam keterangan resmi dikutip Gedung Putih, Jumat (29/12), dan dilaporkan kantor berita Reuters.

Biden memberi pernyataannya setelah Rusia melancarkan serangan udara terbesarnya ke Ukraina sejak perang kedua negara pecah di bulan Februari 2022.

Serangan dengan drone dan rudal tersebut menghantam rumah sakit bersalin, pusat perbelanjaan, dan sejumlah kawasan pemukiman di Ukraina. Setidaknya 31 orang tewas dan 120 lainnya terluka.

“Dia (Putin) ingin melenyapkan Ukraina dan menaklukkan rakyatnya. Dia harus dihentikan,” kata Biden.

Biden mengakui saat ini Ukraina menggunakan sistem pertahanan udara yang disediakan AS dan negara sekutunya untuk mencegat dan menghancurkan rudal-rudal dan drone Kremlin.

Belakangan, upaya Biden mengirimkan bantuan tambahan ke Ukraina terganjal di Konggres setelah kubu partai Republik menolak. Tambahan bantuan ke Ukraina ini sejatinya harus segera masuk karena persediaan akan habis di akhir tahun. Kondisi ini akan membuat Ukraina kesulitan melawan Rusia.

Sedangkan Partai Republik masih dengan keputusannya kecuali partai Demokrat menyetujui pemerintah AS memperketat keamanan di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

“Jika Kongres tidak mengambil tindakan segera di tahun baru, kami tidak akan bisa terus mengirim senjata dan sistem pertahanan udara vital yang dibutuhkan Ukraina untuk melindungi rakyatnya. Kongres harus melangkah dan bertindak tanpa menunda-nunda lagi,” kata Biden.
(**/SK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *