Poscyber ( Jakarta) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi ( PANRB) sudah melakukan simulasi dengan instansi terkait untuk rencana pengiriman Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu kota Negara (IKN) Nusantara Kalimantan Timur.
Keterangan PANRB, tahap awal ada 1.250 nama ASN dan 1000 anggota TNI – Polri yang sudah masuk daftar tunggu untuk di boyong ke IKN bulan Juli tahun 2024.
“Di bulan Juli (2024) direncanakan sudah ada yang pindah, dan kami sudah koordinasi sedikitnya ada 1.250-an ASN, kemudian ada juga lebih dari 1.000 (personel) dari TNI-Polri untuk pindah ke IKN,” Kata Menteri PANRB, Azwar Anas kepada wartawan Rabu (13/12).
Mantan Bupati Banyuwangi ini menjanjikan tambahan insentif untuk ASN yang pindah tugas ke IKN. ” Sudah ada beberapa sedang dirumuskan nanti kita tinggal tunggu berapa finalnya,” ujar Anas.
Manurutnya, kementerian PANRB sudah menyiapkan berapapun kebutuhan ASN untuk penugasan di IKN. Berdasar hasil simulasi dengan semua instansi, jumlah ASN yang bisa di kirim ke IKN bisa di angka 2000, 3000, 6000 atau 9000 orang.
“Jadi kami sudah menyiapkan skenario secara detail untuk pemindahan ASN di IKN, termasuk kementerian lembaga apa saja, begitu juga eselon satu mana saja yang ada di kementerian itu termasuk eselon dua siapa saja yang akan geser ke IKN dalam waktu jangka pendek ini, kita tinggal tunggu berapa tower (tempat tinggal ASN) yang disiapkan di IKN,” tambahnya.
Terkait IKN, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sempat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Selasa, (12/12).
“IKN lah membahas update IKN,” kata Ridwan Kamil kepada wartawan.
Sebelumnya politisi Golkar ini diminta me-review pembangunan di IKN per Desember tahun ini selain Diminta masukan. (DIK)



















