Dampak Pembangunan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor: Wisata di Pelosok Bogor Ikut Tumbuh Pesat

Pos Daerah1 Dilihat

POSCYBER.COM – Lonjakan wisatawan pasca Lebaran 2026 terasa di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Tidak hanya kawasan Puncak, sejumlah destinasi di pelosok daerah kini juga dipadati pengunjung.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menilai fenomena ini sebagai indikator positif dari pembangunan infrastruktur yang semakin merata. Ia menyebut perbaikan akses jalan telah membuka peluang bagi destinasi wisata baru untuk berkembang.

“Sekarang bukan hanya Puncak yang ramai, tetapi hampir seluruh wilayah Kabupaten Bogor ikut dipadati wisatawan. Ini menunjukkan pembangunan sudah dirasakan secara luas,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Ia mencontohkan kawasan Malasari yang sebelumnya relatif sulit dijangkau. Kini, dengan akses yang semakin baik, jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut meningkat signifikan. Selain Malasari, kawasan Pamijahan dan jalur Puncak 2 juga mengalami lonjakan serupa.

Menurutnya, kemudahan akses menjadi faktor utama yang mendorong minat wisatawan. Ia menilai wisatawan cenderung memilih destinasi dengan kondisi jalan yang nyaman dan aman.

“Wisatawan pasti memilih tempat dengan akses yang mudah. Ketika jalannya baik, mereka akan datang, dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Sastra menambahkan, peningkatan kunjungan wisata memberikan dampak langsung terhadap perekonomian warga. Pelaku UMKM, pedagang, pengelola penginapan, hingga sektor kuliner merasakan peningkatan aktivitas usaha.

Ia juga menyebut sektor pariwisata berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor perhotelan dan kuliner.

Lebih lanjut, ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari pembangunan yang terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor. Menurutnya, dampak pembangunan tidak hanya terlihat dari sisi fisik, tetapi juga dirasakan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi dampaknya nyata. Ekonomi masyarakat bergerak, peluang usaha terbuka, dan daerah ikut berkembang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *