Poscyber ( Jakarta) – Wakil Direktur Institute For Development Of Ekonomic And Finance (Indef) Eko Listyanto pesimis dengan target Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang sebelumnya menyebut ekonomi Indonesia akan tumbuh 8% dalam 2 atau 3 tahun mendatang.
Menurutnya, dalam sejarahnya ekonomi Indonesia pernah tumbuh 8% tahun 1994 – 1995. “Artinya sebenarnya kita punya track record untuk tumbuh tinggi,” ujarnya
Namun bagitu pertumbuhan belakangan stagnan yakni di angka 5% karena kecilnya sumbangsih industri pengolahan (manufaktur). “Karena itu, kalau mau ekonomi tumbuh syaranya pertumbuhan industri pengolahan harus doble digit, dulu tahun 1994 industri tumbuh 12%’,” jelas Eko
Dia mengatakan, mengembangkan digital dan semikonduktor sebagai langkah bagus untuk menyerap investasi padat modal dan SDM kualitas tinggi. Namun hal itu akan sulit mencapai ekonomi 8% dalam 5 tahun tanpa melibatkan industri lain.
Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Saat ditanya lebih lanjut apakah target Prabowo itu realistis untuk dicapai, Airlangga menyinggung soal kondisi geopolitik dunia.
Menurutnya, jika geopolitik berubah maka Indonesia bisa memanfaatkan bantalan fiskal untuk penguatan ekonomi.
“Ya tadi kan kita bahas ke depannya sektor digital, semikonduktor itu yang bisa membuat negara itu meloncat, leap frog. Yang sekarang yang tentu Indonesia kuat itu critical mineral. Nah, critical mineral itu kita terus kita dorong,” tambahnya.
Namun, target tersebut dalam rangka memenuhi program Indonesia Maju 2045.
“Dua, tiga tahun ke depan, memang dalam RPJMN kita kalau kita mau menjadi negara maju di 2045 kita tumbuh harus di atas 6, 7, 8 persen,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/5/2024) seperti dikutip kompas.
Diberitakan sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto meyakini bisa meraih pertumbuhan ekonomi sampai 8 persen pada usia 2 sampai 3 tahun pemerintahannya kelak.
“Saya sangat yakin. Saya sudah dialog dengan para pakar. Saya mempelajari angka-angkanya. Saya sangat yakin kami akan dengan sangat mudah meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, dan saya akan berusaha keras melampauinya,” kata Prabowo dalam dialog di ajang Forum Ekonomi Qatar di Doha, Qatar, dikutip dari kanal YouTube, Kamis (16/5/2024).
“Saya memperkirakan itu terjadi dalam 2 sampai 3 tahun,” sambung Prabowo.
Prabowo mengatakan, fokus pertamanya dalam pemerintahannya kelak adalah soal ketersediaan bahan pangan buat masyarakat. Setelah itu, kata Prabowo, pemerintah akan fokus kepada ketahanan dan swasembada energi.
“Dan kami berusaha menurunkan tingkat kemiskinan secara besar-besaran,” ucap Prabowo.
Prabowo juga mengatakan, pemerintahannya kelak akan berupaya memecahkan masalah kelaparan di kalangan anak-anak.
“Dan terakhir kami harus berkonsentrasi mengolah sumber daya alam kami. Kami harus melakukan upaya besar-besaran untuk melakukan hilirisasi, dan juga industrialisasi,” ucap Prabowo.
Menurut Prabowo, dia akan berupaya membuat pemerintahan yang baik dengan memangkas korupsi dan pengeluaran yang tidak perlu. (SK)



















