Poscyber (GAZA) – Israel dilaporkan melakukan pengeboman diwilayah Al Mawasi, Barat Rafah. Pengeboman dilakukan tenda tenda pengungsi dipesisir yang mengakibatkan puluhan orang luka luka dan tewas.
Sebanyak 20 warga Palestina tewas dan sejumlah orang lainnya terluka pada Selasa (28/5/2024).
Komite Darurat di Rafah mengecam serangan pendudukan Israel sebagai tindakan genosida baru yang menargetkan tenda-tenda pengungsi di daerah yang seharusnya aman.
Komite tersebut mengatakan, “Insiden tersebut merupakan kejahatan perang genosida.” Mereka menggambarkan tindakan Zionis itu sebagai catatan “teroris Nazi” Israel, yang melanggar semua resolusi internasional dan keputusan Mahkamah Internasional (ICJ).
Komite tersebut mendesak semua negara dan lembaga internasional segera menghentikan perang genosida di Gaza dan melindungi warga sipil dan pengungsi.
Pembantaian Ketiga dalam 48 Jam
Saksi mata melaporkan, pengeboman yang menargetkan tenda-tenda yang menampung pengungsi di kawasan pesisir Al-Mawasi, sebelah barat Rafah, mengakibatkan banyak korban jiwa dan luka-luka.
Mereka mengkonfirmasi banyak mayat dan orang yang terluka ditemukan dari lokasi tersebut, dengan sisa-sisa manusia berserakan.
Tentara Israel sebelumnya menetapkan daerah Al-Mawasi sebagai daerah “aman” dan tidak menginstruksikan para pengungsi di sana untuk mengungsi.
Sumber lokal Palestina mengindikasikan tenda-tenda yang menjadi sasaran bom Israel berada sekitar 100 meter dari rumah sakit lapangan Amerika, di sebelah barat Rafah.
Insiden ini menandai ketiga kalinya dalam 48 jam tenda pengungsi menjadi sasaran Israel di kota tersebut.
Dalam serangan sebelumnya terhadap tenda-tenda di wilayah Tal al-Sultan, 45 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka.(***/sk)



















