Mahasiswa Katolik UNPAM Digeruduk saat Ibadah, Ketua Insan Lokakarya Progresif: Motto C-MORE Tangerang Selatan hanya Retorika

Pos Daerah36 Dilihat

Di media sosial tersiar kabar sejumlah mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (UNPAM) digeruduk warga saat melaksanakan ibadah di daerah Pamulang, Tangerang Selatan pada Minggu, 5 Mei 2024 malam.

Kejadian ini diduga disulut Ketua RT yang memprovokasi warga. Beberapa warga yang terlibat pengeroyokan kedapatan membawa senjata tajam dan menyebabkan beberapa korban luka-luka.

Ketua Insan Lokakarya Progresif, Adam Andriatama, turut memberi komentar perihal kejadiaan naas yang menimpa mahasiswa UNPAM tersebut. Kejadian yang menimpa rekan-rekannya itu, menurutnya adalah tanda masyarakat Tangerang Selatan masih memiliki sikap intoleran dan bertolak dari motto Kota Tangerang Selatan yang bertajuk C-MORE (Cerdas, Modern & Religius).

“Saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa rekan-rekan saya itu. Kejadian tersebut sangatlah intoleran dan tidak mencerminkan Kota Tangerang Selatan yang religius,” ungkap Adam menyayangkan kejadian tersebut.

Selain menandakan sikap intoleran, lanjut Adam, peristiwa pengeroyokan ini tidak bisa luput dari kerja Benyamin Davnie dan Pilar Saga, selaku Wali kota-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.

“Lalu apa kerja Benyamin Davnie dan Pilar Saga untuk merealisasikan motto kota (Tangerang Selatan) ini? Sehingga masyarakat masih berlaku intoleran,” tegasnya.

Menurut Adam, proses hukum harus terus berjalan dan dikawal bersama-sama. Kendati begitu, lanjutnya, konsentrasinya juga harus dibagi lantaran kegagalan Benyamin-Pilar dalam merealisasikan motto Kota Tangerang Selatan, terutama dari sisi pembangunan sumber daya manusia.

“Harus ada evaluasi. Pemerintah Kota Tang-Sel jangan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, melainkan harus gencar pada pembangunan Sumber Daya Manusia,” tambah, adam.

Kini, kasus pengeroyokan mahasiswa UNPAM sudah ditindaklanjuti oleh Polres Tangerang Selatan.

“Polres sudah bergerak sesuai wewenangnya, kita tunggu sikap Pemkot Tangsel.” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *