Penuhi fasilitas Kesehatan di hari pencoblosan, Pemkab Bogor akan libatkan RS Swasta

Pos Daerah24 Dilihat

PosCyber (Bogor) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan meminta semua rumah sakit swasta terlibat dengan memberi fasilitas kesehatan pada hari pencoblosan 14 Februari 2024. Fasilitas kesehatan ini bisa berupa bantuan ambulance, pemberiam vitamin atau pemeriksaan kesehatan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

PJ Bupati Bogor, Asmawa Tosepu kepada wartawan selasa (16/1) mengatakan, pengerahan fasilitas kesehatan dari RS swasta untuk melengkapi kebutuhan, karena Pemkab Bogor juga akan mengerahkan instrumen kesehatan yang ada untuk mengantisipasi keperluan yang sangat besar.

Data KPU Kabupaten Bogor. jumlah petugas KPPS yang diperlukan untuk pencoblosan pemilu legislatif dan pemilu Presiden tahun 2024 mencapai 106.596 orang untuk 15.228 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kabupaten Bogor juga menarik perhatian karena memiliki jumlah pemilih terbanyak tingkat Kabupaten se Indonesia. Yakni 3.889.441 pemilih.

Asmawa Tosepu menjelaskan, pengerahan fasilitas kesehatan bagi petugas KPPS untuk antisipasi kejadian pemilu 2019 dimana banyak petugas yang jatuh sakit karena kelelahan.

“Termasuk fasilitas kesehatan yang di luar kewenangan pemerintah, rumah sakit swasta. Kita sudah siapkan edaran agar memberi dukungan kepada pelaksana pemilu, dengan menyiapkan tenaga kesehatan maupun multivitamin dan ambulans,” kata Asmawa Tosepu.

Mantan PJ Walikota Kendari ini menyebutkan, pengalaman Pemilu 2019 menjadi pengalaman berharga, karena itu Pemkab Bogor akan kerjasama dengan Forkopimda untuk memberi dukungan kesehatan bagi penyelenggara, seperti pemeriksaan kesehatan pemberian multivitamin yang dimulai dari petugas pelipat surat suara.

Asmawa juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto yang memberi masukan dan mengingatkan pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang berpotensi mengganggu kelancaran jalannya pemilu.

“Terima kasih atas masukan, saran dan mengingatkan dari legislatif kepada kami eksekutif. Terima kasih atas support nya semakin banyak yang mengingatkan maka semakin menjadi motivasi bagi kami dalam mensukseskan pemilu,” kata dia.

Sebelumya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam memastikan kesehatan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari 2024.

Rudy berharap adanya bantuan suplemen kesehatan untuk mendukung kesehatan fisik para petugas KPPS. Tujuannya adalah untuk mencegah potensi banyaknya petugas yang mengalami sakit atau bahkan meninggal dunia, seperti yang terjadi pada pemilu 2019.

“Dengan adanya dukungan ini, kami berharap potensi risiko kesehatan petugas dapat diminimalkan, dan keberlanjutan pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan dapat dimulai sejak dini,” ungkap Rudy,

Menurut Rudy, kesehatan para petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga akan memberikan dampak positif terhadap terciptanya pemilu yang berkualitas. Para penyelenggara pemilu di TPS, kata dia, harus dapat berkonsentrasi penuh agar pemilu bisa berjalan secara jujul, adil, bebas, dan rahasia.

“Kita ingin agar pemilu berjalan dengan baik, karena itu persiapan harus dilakukan dengan baik, termasuk memperhatikan apa yang dibutuhkan penyelenggara,” kata dia. (SK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *