Direktur dan sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia TBK, Nurdiana Darus memastikan dua Direktur perusahaan tersebut telah mengundurkan diri. Keduanya adalah Shiv Sahgal dan Sandeep Kohli.
Pengunduran kedua petinggi Unilever ini dilakukan dalam waktu yang berdekatan. Sebelumnya, Direktur Utama perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini, Ira Noviarti juga memilih hengkang pada 24 Oktober lalu.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari ketiga direktur yang memilih keluar tersebut, namun Nurdiana memastikan ketiganya mundur karena alasan pribadi.
“Pengunduran diri Bapak Shiv Sahgal dan Bapak Sandeep Kohli dari posisi masing-masing selaku direktur perseroan sehubungan dengan alasan pribadi,” kata Nurdiana dalam surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dikutip Jumat (24/11).
Sejauh ini Unilever memang jadi perusahaan yang terdampak setelah aksi boikot pro Israel menyeruak di Indonesia.
Bahkan, eksistensi Unilever Indonesia juga terdampak. Hal ini bisa dilihat dari harga saham emiten berkode UNVR yang terus mengalami penurunan.
Hingga kuartal ke tiga tahun 2023, pembukuan Unilever Indonesia mengalami penurunan laba hingga 9,16 persen menjadi Rp 4, 18 Triliun. Pemicunya terjadi penurunan penjualan hingga 3, 28 persen menjadi Rp 30, 50 triliun.
Nurdiana mengatakan, pengunduran diri Shiv maupun Sandeep akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat itu akan digelar pada 19 Desember mendatang.
Disisi lain, Nurdiana memastikan kinerja perusahaan tidak terganggu sama sekali meskipun tiga petingginya kompak mengundurkan diri dalam waktu berdekatan.
Menurutnya, tidak ada dampak signifikan terhadap operasional perusahaan. Kondisi keuangan juga dipastikan stabil. (***/SK)



















