BNPP Dorong Penguatan SDM diKawasan Perbatasan Melalui Pendidikan Tinggi

Pos Nasional38 Dilihat

Poscyber (Jakarta) – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) membangun kerjasama dengan perguruan tinggi untuk mendukung pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Kerjasama dilakukan agar SDM daerah kawasan perbatasan dapat mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas.

Terkait rencana strategis ini, BNPP telah bekerjasama dengan Universitas Insan Cita Indonesia(UICI). Kedua lembaga bahkan telah melakukan rapat konsolidasi Kamis, (15/2) lalu di Hotel Grand Zuri BSD.

Dan sesuai dengan misinya, agenda penting rapat ini adalah Pengembangan Ekonomi Kawasan Perbatasan Negara diseluruh wilayah Indonesia melalui penguatan SDM.

“Rapat konsolidasi tersebut kami mengundang Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) sebagai Narasumber dengan bertujuan untuk mendukung Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Daerah Kawasan Perbatasan agar dapat mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas,” Kata Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP, Irjen Pol. Makhruzi Rahman kepada wartawan Jumat (16/02).

Makhruzi menyatakan, ada tantangan bagi masyarakat diperbatasan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, yang salah satun adalah masalah finansial dan kondisi geografis.

Sementara UICI, sebagai institusi berbasis digital, dianggap alternatif yang layak untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kawasan Perbatasan Negara seluruh wilayah Indonesia.

Dengan platform perkuliahan yang dimiliki UICI, lanjut Mahruzi, mahasiswa dapat mengakses secara fleksibel di mana saja dan kapan saja, baik ada atau tidak ada koneksi internet. Keunggulan ini diharapkan dapat membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat perbatasan dengan lebih luas.

“Dengan teknologi ini, UICI tidak hanya menyelenggarakan pendidikan berkualitas tetapi juga terjangkau,” jelasnya

Diketahui, melalui kemitraan ini UICI dan BNPP mendorong Kementerian dan Lembaga terkait bisa menyediakan beasiswa bagi 50 siswa dari beberapa kabupaten di wilayah perbatasan, antara lain, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Sanger, Kabupaten Merauke, Kabupaten Sambas dan Kabupaten di Nusa Tenggara Timur.

Lima kabupaten tersebut akan menjadi Pilot Projek untuk awal kegiatan tersebut. Dimana masing-masing Kabupaten akan mengirim perwakilan 10 orang mahasiswa.

“Kerjasama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk mengurangi kesenjangan Sumber Daya Manusia berkualitas dan talenta digital di daerah perbatasan, bukan hanya dari segi kuantitas tetapi juga kualitasnya,” katanya

Mahruzi juga menjelaskan, Kerjasama antara UICI dan BNPP ini diharapkan dapat menjadi model bagi upaya-upaya serupa dalam meningkatkan pendidikan dan kualitas SDM di wilayah-wilayah perbatasan negara. (IMO).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *