Guru Ngaji di Pamijahan Bogor Alami Penyakit Kulit Langka, Pemda Diminta Respone Cepat

BOGOR, PosCyber.com – Salah seorang warga kampung Cisalak 1, RT 01 RW 014 Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, yakni Umar membutuhkan pertolongan dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, lantaran dirinya kini tengah mengalami penyakit kulit yang aneh dan cukup langka.

Dia menceritakan, mengalami sakit dengan kulit terkelupas di sekujur tubuhnya, seperti ular yang telah mengganti kulitnya itu terjadi sejak dua bulan belakangan ini. Akibat penyakit yang di deritanya itu, dirinya kini hanya bisa terbaring lemah dilantai rumahnya tersebut.

Diketahui, Umar sendiri merupakan pria kelahiran 4 Juni 1984, yang berprofesi sebagai guru mengaji di tempatnya tinggal. Penyakit itu ada, diawali saat dirinya merasakan gatal serius pada sekujur tubuhnya. Lantas, Umar pun lalu pergi berobat ke RSUD Leuwiliang sekitar dua bulan lalu.

“Awalnya saya merasa gatal diseluruh tubuh saya, terus saya berobat ke RSUD Leuwiliang, dan sudah diberi obat oleh pihak rumah sakit,” ujar Umar kepada wartawan, pada Rabu (15/11/23).

Ia menambahkan, setelah pulang dari rumah sakit, dirinya merasa tak ada perubahan, dan mencoba mengkonsumsi obat tradisional. “Yang namanya di kampung ya, saya obati dengan obat-obatan yang mudah di dapat,” akunya.

Karena kondisi fisik dan keuangan yang tidak memungkinkan, Sambung dia, dirinya pun enggan berobat lagi ke rumah sakit. Hingga saat ini dia hanya terbaring lemas sambil berharap ada yang bisa membantu pengobatan hingga pulih.

“Saya berharap, pemerintah bisa hadir membantu saya untuk melakukan perobatan sebagai mestinya. Semoga, dengan adanya pemberitaan ini ada dermawan yang berkenan hari membantu saya untuk sembuh dari penyakit saya yang langka ini,” harap Umar.

Menyikapi itu, ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Pajajaran (GENPAR), Sambas Alamsyah langsung mendatangi kediaman Umar dan meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, khusunya Dinas Kesehatan segera membantu guru ngaji asal Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan tersebut.

“Saya berharap agar pemerintah daerah segera membantu Umar, karena kondisinya sudah mulai semakin parah dan penyakitnya pun cukup aneh,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *