Pengamat Politik Al Azhar : PDIP Tidak Akan Menguasai Parlemen, Tapi Sehat Untuk Demokrasi Kalau oposisi

Pos Politik43 Dilihat

PosCyber (Jakarta) – Pengamat Politik Al Azhar Indonesia (UAI) Dr Ujang Komaruddin membaca peluang semua partai pendukung Anis Baswedan bisa lompat ke koalisi Indonesia Maju (KIM) pengusung Paslon Prabowo-Gibran.

Kalau akhirnya PDI Perjuangan memutuskan untuk beroposisi dengan modal suara terbanyak di pemilu 2024, maka kondisi seperti itu masih sehat untuk demokrasi Indonesia.

“Karena demokrasi khan perlu keseimbangan ya, dan kalau itu yang terjadi saya kira masih bagus,” kata pria berkacamata tersebut kepada PosCyber.com Selasa (20/2) melalui sambungan Telpon.

Menurutnya, pasangan Prabowo – Gibran memerlukan koalisi besar dan kuat untuk memastikan semua program dan kebijakannya bisa berjalan di parlemen.

Ujang mengatakan, koalisi gemuk sedang atau kecil akan tergantung kebutuhan namum koalisi ideal untuk pasangan Prabowo – Gibran harus menghasilkan 60 persen kursi parlemen. Sehingga akan lebih bagus lagi jika partai pengusung Anis bergabung dan menghasilkan tambahan kursi. Dengan penguasaan kursi parlemen yang lebih besar maka program progam Prabowo tidak akan dimentahkan di Parlemen.

” Misalnya PDIP saat ini sudah menang 16 persen suara nasional, capaian itu kalau dikonversi ke kursi di Parlemen yang tetap kalah dengan kursi partai (yang tergabung) koalisi Indonesia Maju, belum lagi kalau Nasdem dan partai lain pengusung Anis benar benar masuk, ” jelasnya.

Terkait pertemuan Surya Paloh dengan Presiden Jokowi, Ujang memastikan pertemuan itu sebagai sinyal kuat peluang Nasdem akan kerjasama. Di kondisi seperti itu, Jokowi akan menjadi mediator penting untuk Nasdem untuk bisa masuk ke Koalisi KIM.

Disisi lain, lanjut Ujang, Prabowo sudah menyatakan akan membuka peluang ke partai manapun termasuk yang tidak mendukungnya untuk bergabung ke KIM. Dengan begitu peluang Nasdem merapat ke KIM akan lebih bahkan mungkin akan di ikuti PKS dan PKB. (SK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *