Tiga Orang Penyandang Disabilitas Lolos Seleksi Perwira Polri

Pos Nasional44 Dilihat

PosCyber (Semarang) – Tiga orang penyandang disabilitas dinyatakan lolos tahap seleksi penerimaan anggota Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2024. Tiga orang penyandang disabilitas tersebut akan mengikuti seleksi ditingkat pusat bersama 223 orang lainnya.

Sebelumnya seleksi penerimaan itu dilaksanakan di Akademi kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah pada 17 februari 2024 lalu.

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen. Pol. Dedi Prasetyo mengakui animo masyarakat untuk mengabdi pada negara melalui Polri masih tinggi.

Sementara terkait kuota penerimaan anggota Polri dari kelompok penyandang disabilitas dengan kompetensi tertentu, Dedi menyatakan hal itu telah menjadi komitmen sesuai kebijakan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Eks Kabreskrim Mabes Polri itu menyatakan, akan memberi ruang kepada masyarakat penyandang disabilitas untuk mengabdi di Polri. Hal itu tertuang dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 10 tahun 2016 tentang penerimaan anggota Polri.

Penerimaan anggota Polri dari kalangan disabilitas juga berdasar UU Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengabdi pada negara melalui Polri. Tercatat 226 peserta yang mengikuti seleksi tingkat pusat,” jelas Dedi Prasetyo, Minggu (18/2).

Sedangkan Kepala Biro Pengendalian Personel (Karo Dalpers) SSDM Polri Brigjen. Pol. Nurworo Danang, menambahkan, jumlah pendaftar anggota Polri jalur SIPSS tahun 2024 mencapai 1.251 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.247 mendaftar melalui jalur regular dan empat orang pendaftar dari kelompok Disabilitas.

“Harapan kita, adik-adik ini bisa mengikuti rangkaian tes dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Nurworo mengatakan, Polri menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis dalam pelaksanaan rekrutmen. Komitmen Polri untuk memberikan peluang kepada kelompok disabilitas menjadi personel Polri tidak hanya terbuka melalui jalur Perwira tapi juga melalui jalur Bintara Polri.

“Seleksi jalur Bintara akan mulai dilaksanakan pada akhir Maret 2024,” ungkapnya.

SSDM Polri, jelasnya, akan terus meningkatkan sosialisasi rekrutmen Polri kepada seluruh masyarakat terutama dari kelompok disabilitas yang berkeinginan menjadi Polisi melalui website, Media Sosial Polri dan juga media mainstream.

Polri juga berharap personel Polri dari kelompok disabilitas yang lolos seleksi bisa memenuhi kebutuhan organisasi di bidang-bidang seperti tenaga Kesehatan, administrasi keuangan dan tenaga laboratorium.

Ketua UMKM Disabilitas Kota Semarang Djoko Tri Saptono mengapresiasi Polri yang memberikan peluang bagi Penyandang Disabilitas. Ia mengaku terharu atas perhatian Polri terhadap para penyandang disabilitas.

“Meskipun mereka berkebutuhan khusus, mereka memiliki bakat dan kemampuan yang bisa membantu pekerjaan Polri seperti IT dan Analisa,” ujarnya.

Ia berharap, kuota penerimaan personel Polri untuk penyandang disabilitas bisa ditambah di tahun berikutnya. Diharapkan juga sosialisasi penerimaan anggota Polri untuk penyandang disabilitas bisa lebih luas. (IMO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *