Perampokan Sadis di Cileungsi, Lansia Disiksa dan Harta Puluhan Juta Raib

POSCYBER.COM, Bogor – Aksi perampokan sadis terjadi di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sekelompok pelaku tega menyiksa pasangan suami istri lanjut usia saat melancarkan aksinya. Korban tidak hanya kehilangan harta benda, tetapi juga mengalami penganiayaan berat.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengungkapkan para pelaku mengikat tubuh korban dan menutup mulut mereka dengan lakban sebelum melakukan kekerasan fisik.
“Korban diperlakukan dengan sangat kejam. Selain diikat dan dilakban, mereka juga dianiaya hingga mengalami luka serius,” ujar Edison, Kamis (18/12/2025).

Akibat penganiayaan tersebut, salah satu korban menderita luka berat dan kehilangan beberapa gigi bagian depan. Kondisi korban saat ini masih dalam pemantauan medis.

Dalam peristiwa tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban. Harta yang dirampas antara lain satu unit mobil, sepeda motor, dokumen kendaraan berupa BPKB, serta uang tunai dengan total mencapai puluhan juta rupiah.

Polisi telah mengamankan satu orang tersangka berinisial Emed alias Aki. Ia ditangkap pada Selasa (16/12/2025), sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Polisi Menyamar Saat Penangkapan

Kompol Edison menjelaskan, penangkapan Emed dilakukan di wilayah Cianjur dengan cara penyamaran. Petugas berpura-pura menjadi pembeli domba untuk mendekati pelaku.
“Begitu target dapat dipastikan, pelaku langsung kami amankan tanpa perlawanan,” jelasnya.

Perampokan tersebut diketahui terjadi pada 7 September 2025 dini hari di Kampung Kubang, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi. Dari hasil penyelidikan, pelaku beraksi bersama beberapa orang lainnya dan telah merencanakan aksi tersebut.

Polisi kini masih mendalami peran masing-masing pelaku serta memburu anggota komplotan yang belum tertangkap. Kompol Edison menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku kejahatan yang menyasar korban lanjut usia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *