PosCyber (Bogor ) – Tahun baru 2024 di ikuti penganggaran baju dinas baru untuk semua pimpinan dan anggota dewan Kabupaten Bogor. Anggaran baju dinas katagori lux ini disebut menghabiskan cuan hingga Rp 1,4 miliar.
“Total anggaran untuk tiga pengadaan pakaian dinas DPRD Kabupaten Bogor, tahun 2024 sebesar Rp. 1.471.978.750. Dengan 55 jumlah anggota DPRD, rata-rata biaya untuk setiap anggotanya sebesar Rp. 26.744.159,” Kata kordinator Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman melalui keterangan Pers Jum’at malam (26/1).
Sementara untuk perincian anggaran Rp 1,4 miliar lebih itu, kata Jajang, untuk 3 paket pengadaan pakaian dinas.
Pertama, belanja pakaian dinas dan atribut pimpinan dan anggota. Untuk pengadaan ini pagu yang disiapkan sebesar Rp. 1.103.478.750. Dengan anggaran Rp 1 miliar lebih ini, pimpinan dan anggota DPRD akan mendapatkan seragam baru berupa, Pakaian Sipil Resmi, Pakaian Sipil Harian, Pakaian Sipil Lengkap, Pakaian Dinas Harian Lengan Panjang, ditambah Atribut.
Kedua, belanja pakaian DPRD yang bercirikan khas daerah. Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp.165.000.000.
Dengan uang ini, semua anggota DPRD akan memiliki pakaian khas daerah dengan Beskap lengan panjang pakai puring.
Sedangkan untuk anggran ketiga, belanja pakaian DPRD yang bercirikan khas daerah titipan. Pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp. 202.500.000.
Menurut Jajang, penganggaran baju dinas hingga Rp 1,4 miliar terlalu berlebihan. Karena itu, Sekretariat dewan sebaiknya mengevaluasi kebijkan tersebut.
” Bahkan akan lebih bijak kalau dibatalkan pengadaan yang mubazir ini,” pungkas Jajang.
Terpisah, salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor, Fraksi PKS Achmad Fathoni mengakui ada jatah seragam untuk tahun 2024. Namun begitu, pria asal Jawa Tengah ini menyatakan tidak tahu soal anggaran yang di alokasikan untuk pembuatan seragam tersebut.
“Kurang paham saya, memang ada jatah seragam, tapi nilainya berapa saya gak tahu,” Jelas Fathoni melalui pesan singkat Sabtu (27/1). (SK)



















