PosCyber (Jakarta) – Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Nawang di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara masih harus disempurnakan dengan menambah sejumlah infrastruktur penunjang. Target akhirnya adalah efektifitas PLBN Long Nawang sebagai garda terdepan dalam pengawasan perbatasan wilayah Indonesia.
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Robert Simbolon, Kamis
(22 /2) lalu mengatakan, Berdasar hasil monitoring dan evalusi ( Monev) bersama instansi terkait pada hari Selasa hingga Kamis, 20 hingga 22 Februari 2024,
Fisik bangunan PLBN Long Nawang masih perlu ditambah dengan pembangunan pagar keliling. Dan untuk keperluan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR.
Selain pagar, Simbolon menyebut
beberapa aspek lain juga akan dibicarakan. “Penyediaan jaringan internet dan telekomunikasi, ketersediaan listrik, serta pengaspalan jalan merupakan aspek penting yang perlu dilaksanakan segera,” jelas Simbolon.
Dia mengungkapkan, pembangunan PLBN Long Nawang merupakan, implementasi Instruksi Presiden (Inpres) 1/2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN dan Sarana Prasarana di Kawasan Perbatasan.
Sedangkan tujuh PLBN lainnya yang telah dibangun sebelumnya adalah PLBN Sota di Kabupaten Merauke, PLBN Serasan di Kabupaten Natuna, PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, PLBN Sei Nyamuk dan PLBN Labang di Kabupaten Nunukan, PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara, dan PLBN Yetetkun di Kabuoaten Boven Digoel.
Diketahui, Pembangunan fisik PLBN Long Nawang dilaksanakan oleh PT. Pembangunan Perumahan (PP) di bawah pengawasan Badan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Utara, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Menurut jadwal kontrak, pekerjaan yang dilakukan oleh PT. PP diharapkan selesai pada bulan Maret 2024. Setelah selesai, akan dilanjutkan dengan periode pemeliharaan selama enam bulan terhitung sejak berakhirnya kontrak,” tambahnya.
Dia berharap, Pembangunan PLBN Long Nawang menjadi langkah signifikan dalam memperkuat infrastruktur perbatasan negara. “Dengan kerjasama antara BNPP dan pihak-pihak terkait, diharapkan kehadiran PLBN Long Nawang dapat secara simultan dan signifikan mendorong perkuatan infrastruktur kawasan perbatasan negara,” tutupnya.(IMO)



















