PosCyber (Jakarta) – Tim Pemenangan Nasional (TPN) pasangan Capres – Cawapres Anis Baswedan – Muhaimin Iskandar (Amin) berangapan hasil survei oleh sejumlah lembaga yang belakangan di realese justru menguatkan potensi Pilpres tahun ini akan berjalan dua putaran.
Hal itu karena tingkat elektoral ketiga paslon Presiden dan Wakil Presiden terbagi rata. Berbanding sebaliknya, jika Pilpres hanya diikuti dua paslon.
Juru bicara pasangan (AMIN), Ramli Rahim Selasa (2/1) mengatakan, TPN Amin berpikir realistis kalau meyakini Pilpres tidak akan berjalan satu putaran.
“Kemampuan pembagian elektoral itu sangat merata di tiga calon ini. Seandainya hanya dua calon ya pasti satu putaran kan,” tuturnya.
Disisi lain, lanjut Ramli, ada tren kenaikan survei AMIN di sejumlah lembaga. Tren positif tersebut semakin membuat semangat relawan di akar rumput bergerak untuk mensosialisasikan AMIN.
“Kami tidak bayar mereka (lembaga survei), tidak ada apa-apa, tapi trennya Anies selalu naik. Jadi kita melihat bahwa memang potensi untuk naik terus itu sangat besar,” tuturnya.
Terpisah, fungsionaris PKS Kabupaten Bogor, Achmad Fathoni mengatakan, semua kader PKS satu komando begitu DPP PKS menetapkan untuk mengusung Anis – Muhaimin sebagai pasangan Capres – Cawapres.
“Kalau sebelah mungkin bingung karena dari partai apa, presiden yang diusung dari partai mana, tapi kita (PKS) berketatapan dengan kesepakatan awal untuk mengusung Anis, dan kosistensi ini yang terus kita bangung sehingga tidak heran kalau suara Anis terus naik,” ujar anggota DPRD Kabupaten Bogor tersebut.
Fathoni mengaku tidak tahu kalau ada jaringan media lokal telah membuat survei terhadap tiga pasangan Capres Cawapres dan menempatkan Anis di posisi kedua setelah pasangan Prabowo- Gibran.
“Tentu positif dan yang lebih penting berarti apa yang kita kerjakan ada hasilnya ” ujarnya
Ramli mengakui, survei AMIN sempat turun pasca debat kandidat calon wakil presiden (Cawapres). Saat itu, Muhaimin mendapatkan pertanyaan membingungkan tentang SGIE dari Gibran Rakabuming Raka.
“Waktu Cak Imin memang begitu selesai debat itu agak turun. Tapi begitu tahu kalau ternyata 02 pertanyaannya macam-macam, kembali lagi ke Cak Imin,” sebutnya.
Ramli mengungkapkan jika Pilpres berjalan dua putaran, dua paslon Presiden dan Wakil Presiden yang melaju yakni AMIN dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dirinya melihat ada tekanan besar terhadap paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
“Kalau saya melihatnya bahwa ada tekanan juga di kubu Ganjar. Jadi kalau prediksi kita meskipun komunikasi juga belum maksimal kemungkinan besar teman-teman yang 03 kalau tidak lolos itu kita akan gaet. Tapi kalau 02 yang tidak lolos, kami yakin suara 02 akan lebih banyak ke Anies,” ucapnya. (SK)



















