KBRI : Ada 1.315 WNI Yang Tinggal Di Prefektur Ishikawa

PosCyber (Jepang) – Sejauh ini belum ada konfirmàsi resmi terkait nasib warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di prefektur Ishikawa, Jepang setelah negara tersebut di guncang Gempa bumi berkekuagan 7,4 magnitudo pada Senin (1/1) sore hari waktu setempat.

Dubes RI untuk Jepang, Heri Akhmadi mengatakan, ada 1.315 WNI yang tinggal di kawasan prefektur Ishikawa. Sementara laporan awal dari Pemerintah setempat menyebut ada enam orang dinyatakan meninggal setelah gempa dan tsunami dengan ketinggian 5 meter.

Selain Ishikawa, Heri menyebut ada beberapa wilayah lain yang terdampak tsunami yaitu Yamagata hingga Toyama.

“Sebagai catatan terdapat 1.315 orang WNI di Prefektur Ishikawa. Gempa tersebut mengakibatkan tsunami setinggi kurang lebih lima meter di Ishikawa, dan setinggi 3 meter di Yamagata, Niigita, dan Toyama,” tutur Heri dalam keterangan tertulis dikutip Tribun.

Kini, Heri mengungkapkan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan masyarakat di prefektur yang menjadi pusat gempa dan tsunami.

Lebih lanjut, dia menjelaskan ada sekitar 20-an prefektur yang turut merasakan gempa bermagnitudo 7,6 tersebut.

“Gempa dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano Tokyo, Gifu, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Aichi, Shizuoka, Mie, Shiga, Osaka, Kyoto, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita,” ujarnya. (SK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *